Thursday, July 19, 2007

Lima alasan mengapa kapitalis menjual krim pemutih (whitening cream) untuk anda


Karena anda berkulit gelap. Bila anda berkulit pucat atau putih seperti orang-orang di belahan eropa misalnya, kapitalis akan menjual krim yang dapat menjadikan kulit anda menjadi lebih gelap. Poinnya, kapitalis selalu berusaha membuat anda merasa ada yang salah dan nggak nyaman dengan diri anda. Perasaan tidak nyaman (insecure) ini menguntungkan kapitalis. Karena orang-orang yang tidak nyaman seperti ini biasanya akan sangat konsumtif, dan mengkonsumsi produk-produk seperti: mouth freshener, deodorant, pelindung tabir surya, dan bermacam-macam kosmetik. Kulit yang coklat atau gelap adalah seksi dan sensual (juga mengindikasikan kekayaan pigmen, orang-orang berkulit gelap biasanya berasal dari negara-negara tropis yang memiliki cahaya matahari berlimpah sepanjang tahun). Kapitalis nggak suka orang yang menyadari dirinya seksi atau sensual. Orang yang merasa nggak bermasalah dengan penampilan tubuhnya nggak akan mengeluarkan banyak uang untuk produk-produk kecantikan. Agar ada sebuah keseragaman kecantikan universal. Keseragaman seperti ini memudahkan mereka untuk mengendalikan anda. Mereka nggak perlu ngeluarin banyak uang untuk riset macam-macam bila keinginan orang-orang semakin seragam. Krim pemutih adalah satu dari sekian banyak hal nggak penting yang pernah diproduksi oleh kapitalis. Mereka tentunya sangat bangga bila berhasil meyakinkan orang untuk mengkonsumsi produk yang sebenarnya nggak penting, dan untuk ini para kapitalis memang layak mendapatkan Marketing Awards. Yang pasti apapun alasannya, anda akan mengeluarkan uang untuk membeli krim pemutih, dan kapitalis tentunya sangat senang dengan hal ini. :)Jadi boys and gals, dari sekarang berhentilah membeli produk krim pemutih. Nggak ada gunanya. Nggak ada krim ajaib yang bisa menyulap kulit gelap menjadi putih atau kulit putih menjadi gelap. So, bila anda berkulit gelap bersukurlah, karena anda begitu seksi. :)

IS MUSIC POLITICAL?


Musik bukan hanya nada. Ia adalah sebentuk propaganda yang berbahaya: bukan hanya bunyi mendayu-dayu atau hingar-bingar yang menjadi kepuasan hati. Sebentuk perlawanan terhadap kekuasaan yang lalim sehingga alih-alih sensor negara pun bermain sebagai penghambat kreativitas. Lirik yang dianggap "mengganggu stabilitas" atau "meracuni masyarakat" dilarang untuk dinikmati telinga. Musik memang tak langsung menciptakan pergerakan, revolusi atau perubahan ekonomi tapi telah menjadi bagian keseharian untuk menyampaikan pesan bahwa dunia tak melulu cinta: patah hati, jatuh cinta dan antek-antek lainnya. Mendengarkan musik negeri sendiri saat ini, saya hanya berandai-andai: kapankah telinga ini disuguhkan alunan dan nada serta lirik yang "unforgettable" dalam berbagai pilihan genre. Meskipun selera memang sulit diperdebatkan dan musik telah menjadi komposisi tiran industri tapi apakah sebagian besar musisi negeri ini (major label) akan terus menciptakan musik "mainstream" dengan lirik "cinta picisan"?IS MUSIC POLITICAL?

Iklan Baris


Anda ingin masuk surga? Tak butuh iman, ritual ataupun kepribadian sempurna? Belilah produk-produk khotbah dan tips instan kami. Tersedia dalam berbagai jenis paket yang terjangkau. Segera kunjungi website kami di http://www.carainstanmasuksurga.com/

SEMUA BIR DICIPTAKAN HANGAT

Panas ini membuat semua orang cepat marah. Siapapun. Seperti hidup di ruangan luas yang sempit. Tanpa jendela tanpa kipas angin. "Sabar, tenang saja...semua pasti lewat", katanya. Panas ini tidak akan pergi hanya dengan sabar dan sejenisnya. butuh sesuatu untuk mengatasi. Kipas angin atau bir dingin. Sebaiknya pilih yang kedua... Beuh ! Rolling paper habis, saatnya ke percetakan negara. Diluar semua serba silau, tapi ada anginnya. Rasanya lebih baik. Di perempatan ketemu pengemis kecil kusta berwajah rusak. Kasih roti dari dalam tas. "Makasih kak", katanya. Diam saja. Lampu hijau, sebelum pergi bilang dulu ke si pengemis kusta kecil, "nice makeup", lalu mulailah hari yang nakal... Karena bila kembali ke ruangan ini, malam hari jauh lebih panas... Hey ! Rolling paper sudah terisi, jadi ingatlah, hanya ada satu kata : "nice drunk!!!"

jangan datang dulu donk...


jangan datang dulu donk
aku belum siap
tolong diperpanjang deh waktunya
aku sedang berusaha nih
jangan panggil namaku dulu
nanti saja.......
kalo aku sendiri sudah merasa jadi orang baik
saat senyumku sudah habis ku bagi-bagikan
ketika aku sudah mampu tertawa terbahak-bahak

jangan datang dulu donk...

kematian..!!!!

Tuesday, June 26, 2007

Orang yang telah mengamputasi diri mereka dari ingatan mereka sendiri akan menjadi spesies zombie


Beberapa waktu kemarin saya sempat berpikir untuk berkorban merelakan sisa hidup saya untuk orang lain. Dengan berusaha untuk menjadi ramah, lebih membuka diri, menjadikan diri sendiri sebagai telingan yang berfungsi sebagai fasilitas umum, yang siap mendengar dan menampung semua keluh kesah semua orang, dan berusaha menjalin pertemanan dengan semua orang. Tapi semakin lama, setelah handphone saya menjadi dua kali lebih sibuk daripada biasanya, menerima telepon atau sms dari orang-orang bermasalah yang ingin bercerita dan meminta solusi; dengan atau tanpa peduli apakah saya sendiri memiliki masalah atau tidak, saya mulai ketakutan. Ternyata memiliki banyak teman tidaklah seasik yang saya duga.Kembali berpikir, betapa enaknya bila nanti saya mati, saya mati tanpa menjadi kenangan bagi siapapun.mati sebagai seseorang yang tidak pernah memiliki catatan apapun tentang dirinya selain selembar catatan kependudukan. Apa namanya ?? "statistik vital". itu saja.Saya memang tidak ingin mengingat apa-apa sebenarnya. Dan saya sudah hampir berhasil melakukannya, sampai kemudian saya sadar, bahwa orang-orang tidak akan dengan mudah melupakan begitu saja siapa saya di masa lalu.Proses transformasi saya untuk merubah image ternyata menjadi sebuah perdebatan. Orang-orang yang merasa lebih tau tentang diri saya, dibanding saya sendiri, enggan kehilangan objek gunjingan.Ah ... antusiasme itu terlanjur hilang. Melarikan diri dari bayang-bayang sendiri memang sulit. Seandainya saja kota ini dijangkiti penyakit lupa, seperti yang terjadi pada Macondo, mungkin itu akan bisa dibilang sebagai tahap teraman dalam hidup saya. Tidak perlu ada yang tau siapa, dan bagaimana saya. Dan saya pun dapat menyajikan diri saya kehadapan semua orang sebagai dawar yang benar-benar baru. Terbebas dari beban perasaan telah menipu, memanipulasi, menyakiti, atau membohongi siapapun.Tapi itu tetaplah jelas tidak mungkin. Sebanyak apapun saya menghadiahi diri saya alkohol atau rokok, ingatan-ingatan tentang masa lalu hanya akan menghilang dalam dunia 3 dimensi selama beberapa saat saja, dan itupun cuma hilang dari otak saya saja!!Lalu kalau gurauan seorang teman tentang tekhnologi mencuci otak yang bisa menghapus memori, bayangkan berapa banyak uang yang harus saya keluarkan untuk membiayai proses pencucian otak pada begitu banyaknya orang yang saya kenal ??

Kenapa sih ingin menjadi orang baik saja mesti dipersulit ??

mungkinkah.....???


mungkinkah akan tiba saat2 dimana kita bangun pagi di ruangan yang sama ..
dan kamu membaca koran pagi ,
sementara aku menyiapkan kopi kental kesukaanmu.
yaitu saat2 ketika kita bisa memandang diri kita masing2 menjadi tua. ya ..
kita menjadi tua bersama-sama ..
hingga suatu hari nanti ..
segerombolan anak2 badung memanggil kita oma dan opa ..
dan kita akan duduk di kursi goyang dengan uban dikepala kita ..
tapi tetap dengan cinta yang tak pernah pikun.

life is closet


Hidup di ruangan yang menyempit sama tidak nyamannya dengan buang hajat di kloset duduk. katanya di kota ini sudah tidak tersedia lagi sudut kosong dan cukup oksigen bagi orang-orang yang sudah kadaluarsa dan pasif.nafas yang tinggal sepenggal pun tidak berarti amnesti.malahan mereka bilang lebih baik di eksekusi. supaya virus penyakit dan kecengengan tidak menulari penduduk kota yang lain. kota ini kota sehat, yang berisi manusia2 produktif dan berguna. kalau menolak di tembak mati, pilihan lainnya adalah mengungsi. tapi kukira, kata "mengungsi" hanya nama lain dari penyingkiran.
ada sebuah tempat yang pas buat kamu, seseorang berujar. disana tidak ada siang. hanya senja yang remang-remang. cocok untuk menyembunyikan aib-aib. tapi syarat utamanya, hilangkan identitas! karena tak satupun manusia disana memiliki nama, tidak ada sosialisasi, tidak diperkenankan saling mengenal, dan dilarang berbicara. cukup diam sendiri sampai mati. kedengerannya menyenangkan bukan ?? kamu boleh menghabiskan waktu kamu dengan sia-sia setiap harinya di lorong2 berdinding batu yang lembab sambil memaki-maki dunia, seperti yang biasa kamu lakukan. disana perbuatan itu dilegalkan, tapi tidak disini. jadi silahkan pilih. pergi ke kota senja menungu mati, atau meregang nyawa diujung peluru dikota ini ? karena tetap saja sekeras apapun usaha kamu untuk bertahan, tidak akan pernah ada tempat buatmu disini.
aku tidak mampu berkata-kata. diberi pilihan adalah sebuah kemewahan. memilih kapan dan bagaimana caraku untuk mati itu keren! lalu kubilang pada orang tak dikenal itu, aku ingin mati perlahan-lahan saja di kota ini. tidak ada tawar menawar !!!!!! , hardiknya. aku menyerah, kupilih kota ini.dia memberiku nomor urut eksekusi. besok pagi di alun-alun kota, aku dipersilahkan mati. sebagai hadiah, sore ini boleh kuhabiskan dengan menjadi tidak berguna seperti biasanya. sungguh luar biasa!

i'm sick but i'm pretty, baby.


...Yang kulihat didepanku adalah wajah yang tidak bisa disebut cantik, namun juga wajah yang tidak dapat dengan mudah dilupakan. bentuk muka yang runcing, alis yang berantakan, pandangan mata yang menyelidik, kulit coklat dengan pori-pori agak besar, dan bibir yang tak pernah lembab. Sebuah wajah yang pernah cantik, namun sekarang hanyalah mimpi dimana cabang pohon sudah layu, awan sudah memudar, dan daun-daun berjatuhan ketanah. wajah yang sudah dirusak oleh kesenangan, kespontanan, dan mimpi-mimpi, satu persatu telah meninggalkan bekas luka pada wajahnya. kesemuanya membuat wajahnya tajam, namun rusak; memiliki kemampuan untuk menyakiti namun rapuh. Ia memiliki wajah yang hanya dimiliki oleh orang-orang yang hidupnya dipenuhi dengan cerita.Tubuhnya memperlihatkan banyak jejak lelaki. Ia merupakan sebuah buku sejarah wanita berjalan, seekor kelinci percobaan, sebuah media untuk memahami tingkah laku, nilai-nilai dan insting semua wanita.Dia ... adalah sebuah kesalahan yang indah.

ajarkan tuhan bagaimana menulis puisi


Biar kukisahkan lagi sebuah puisi dari penyair yang mati ditabrak taksi
".... Tang!" lantangmu berdentang panjang kernyit di dahimu pun hilang diganti siulan dan tepuk tangan orang
"Ada daun jatuh, tulis!" ajakmu girang pergaulan pada orang asing, sanak saudara, dan handai taulan peziarah merah, pelawat berkudung hitam, dan juga rombongan kawan
karena menulis puisi adalah menulis kehidupan karena menulis kehidupan adalah menulis kemenangan
"Tak usahlah terlalu dipusingkan bagaimana menulis puisi" itu kalimat sekarang berlaku untukmu karena tak lagi sempat, teman, karena tak sempat kau menulis baris-baris bunyi dengan rima dan ketukan fantasi
Kini terbanglah kau! Bahkan lebih cepat dari concorde mesin perancis yang melesat
Tegak lurus ke hadapan khalikmu, tuhan yang kau sapa bapak!
Lalu kau ajak Ia menulis puisi, karena puisimu amatlah indah. Dan semoga ia turun dalam genderang bertalu seiring deras hujan di malam minggu.